![]() |
| Sex ML Dengan Janda Muda |
Semenjak aku kenal dengan Tante Sonya aku selalu jadi ketagihan bermain seks. Aku selalu membahas kisah seks itu, terutama jika beberapa hari tidak ada penyaluran. Memang aku punya pacar, tetapi dengan Monika pacarku itu, aku hanya bercumbu saja dan tidak sampai berhubungan lebih jauh. Dia memang ingin mempertahankan mahkotanya hingga menikah nanti.
Berharap sekarang saya sudah memiliki sebagian, saya bisa menghabiskan sebagian sebagai 'biaya' kenakalanku. Kadang aku dan temanku pergi berburu ABG yang sering nongkrong di mal atau tempat nongkrong lainnya. Hanya saja aku lebih suka jika mengencani Tante girang yang kesepian, selain banyak pengalaman, juga bebas risiko dari penyakit.
Baca Artikel Lain Di : https://mampir77.blogspot.com
Baca Artikel Lain Di : https://mampir77.blogspot.com
Aku juga masih sering berhubungan dengan Tante Sonya dan juga teman-teman. Memang Tante Sonya memperkenalkanku dengan beberapa diskusi yang kesepian. Mungkin lain kali aku akan menceritakan kisah menyenangkan tentang seks dengan mereka, tetapi saat ini aku ingin menceritakan kejadian lain beberapa hari yang lalu.
Malam itu aku sedang suntuk di tempat kosku. Aku perlu menyegarkan setelah mengerjakan salah satu proyek pesanan klienku. Kutelepon pacarku Monika untuk kuajak nonton, tetapi dia tahu dia sedang sibuk mengerjakan tugas kuliahnya yang sudah menyelesaikan tenggat waktu.
Akhirnya kuputuskan saja untuk membeli DVD sekalian makanan untuk malam nanti. Di dekat tempat kosku, memang termasuk penjual DVD bajakan. Sudah sering saya beli DVD di tempat itu, malahan saya sudah tahu cukup dekat dengan penjualnya. Umurnya sekitar 25 tahunan dan berbodi seksi. Namanya Dewi, dan orangnya memang agak genit. Jika dilihat sekilas ada sukanya dengan artis sinetron indonesia. Hanya bodinya yang jauh lebih seksi jika dibandingkan dengan aktris sinetron itu.
Hai .. Mbak. Ada film baru nggak? ”Tanyaku setelah sampai di tempat berjualan.
Ada Wan .. Nih pilih aja sendiri katanya sambil menyodorkan setumpuk DVD. Kulihat DVD ini satu persatu yang menarik. Mbak, dicoba dulu dong ,kataku sambil menyerahkan kedua DVD itu.
Mbak Dewi pun kemudian mencoba DVD itu di playernya. Kuperhatikan malam itu dia tampak seksi sekali, dengan T-shirt ketat yang menonjolkan keindahan payudaranya. Tubuhnya tampak penuh berisi, dengan rok mini dari bahan jeans yang semakin menambah keseksiannya.
Sedang sendirian nih Wan? Nggak pergi sama pacar? ”Tanyanya.
Iya Mbak. Sedang suntuk nih, makanya saya beli DVD ”sahutku.
Mau yang lebih seru nggak?” Tanyanya lagi sambil tersenyum.
Boleh. jawabku.
Dia pun lalu mengambil bungkusan plastik hitam dari balik lacinya, dan menyerahkannya. Kulihat isinya, ternyata DVD porno.
Wah .. Kalau beli ini nontonnya nggak bisa pergi nih” pancingku.
Emang perlu Mbak temenin?" Godanya
Siapa yang takut .. Bener nih?" Tanyaku. Aku senang sekali mendengarnya. Aku merasakan penisku sudah mulai tegang membayangkan nikmatnya tubuh Mbak Dewi.
Tapi nanti ya Wan .. Satu jam lagi aku pergi. Jemput aja aku nanti.
Akhirnya setelah janjian dan membayar DVD yang kuambil, 2 DVD biasa dan satu DVD porno, aku pun pergi untuk makan malam sambil menunggu Mbak Dewi pulang. Aku pergi ke restoran makanan cepat saji yang jauh dari tempat penjualan DVD itu. Tak sabar aku menunggu satu jam lagi. Cerita singkat, Mbak Dewi telah berada dalam mobilku. Aku punah memacu mobil kembali ke tempat kosku.
Ih .. Kok ngebut sih Wan? Udah pengen ya? Genit godanya.
Iya nih mbakk.. Iwan udah pengen diajarin mbak... Sahutku asal..
Ahh... pasti kamu pinterkan.. jawabanya sambil menyilangkan paha mulusnya makin menambah kenikmatanku..
Kamu jika kuat lalu lama Wan? Jangan cepet lho .. Puasin Mbak dulu ya? ”Tanyanya lagi genit.
Iya pasti Mbak puas deh ..
Habis tunangan Mbak kalau main cepet banget .. katanya lagi. Pantas jadi genit begini , pikirku.
Sesampainya di tempat kosku, aku langsung masuk ke kamarku bersama Mbak Dewi. Memang di tempat kosku ini, kamarku agak berubah sampai bebas saja dibawa siapa pun masuk ke tempat kosku ini.
Kunyalakan AC dan TV-ku. Segera kupilih DVD porno dan kunyalakan DVD playerku. Aku pun kemudian beranjak menuju tempat tidur sedangkan Mbak Dewi telah menunggu. Kami kemudian menikmati tontonan seru itu. Di layar TV tampak seorang gadis bule cantik sedang disetubuhi di tempat permainan bowling. Desahan suara gadis itu begitu menggairahkan. Tampak lawan mainnya sangat menikmati keindahan tubuh gadis itu saat menyetubuhi sambil menghisapi payudaranya.
Mbas Nafas Dewi sudah memberat di sebelahku. Tangannya mulai meremasi tanganku. Kupalingkan wajahku menatapnya dan Mbak Dewi langsung melumat bibirku. Diciuminya aku dengan penuh gairah. Lidahnya mulai menerobos masuk ke dalam rongga mulutku, yang kemudian kuhisap gemas. Tanganku pun mulai meremasi payudaranya yang kenyal dari balik T-shirtnya yang ketat.
Baca Artikel Lain Di :http://kartubos378.blogspot.com
Sebentar .. Mbak buka dulu ya” katanya sambil melepaskan T-shirt putih yang dipakainya.
Tampaklah payudaranya yang dibungkus besar BH berwarna krem. Puting payudaranya tampak menonjol di balik kain BH-nya itu.
Ayo kamu yang buka BH-nya Wan” katanya pindah.
Tanganku langsung diperbarui BH di punggungnya. Lalu kuturunkan tali penyangga dari pundaknya, dan terpampanglah payudara Mbak Dewi di depanku. Payudara yang ranum dan besar, dengan putingnya yang menonjol menantang. Kuusap-usap dan kupilintir perlahan
menempatkan payudara Mbak Dewi yang manis ini, sambil kemudian kuciumi lagi bibirnya.
Ayo Wan, tunggu apa lagi. Isap susu Mbak dong ”pintanya. Sambil berkata demikian, tangan Mbak Dewi agak mendorong kepalaku ke bawah menuju dadanya. Tanpa menarik waktu lagi kujilati seluruh permukaan payudaranya.
Ohh .. Mbak Dewi kompilasi lidahku tentang putingnya yang telah dipilih dengan keras.
Erangannya semakin kompilasi kuhisap putingnya sambil sesekali kugigit lambat. Sementara aku menghisapi payudaranya yang sebelah kiri, tanganku mempermainkan payudara yang sebelahnya. Tangan Mbak Dewi mengusap-usap rambutku sambil terus mengerang nikmat.
Iya Wan .. Bener gitu .. Aduh .. Enak .. Oh ..” erang Mbak Dewi sambil meliuk-liukkan badannya. Saya pun semakin bernafsu menghisapi dan menjilati payudaranya yang kenyal itu.
Layar TV, dan layar terpampang adegan dimana seorang gadis bule berambut pirang sedang dijilati vaginanya di atas meja bilyar. Erangan gadis tersebut dari suara TV bercampur dengan suara lenguhan Mbak Dewi yang sedang kulahap payudaranya.
Ayo Wan .. Mbak ajari suka itu" sambil menarik rambutku dan menunjuk ke layar TV. Kemudian didorongnya pundakku menuju ke arah bawah.
Cepet buka celana Mbak” katanya lagi.
Aku pun kemudian mengangkat rok jeans mininya dan tampaklah celana dalam warna krem berenda yang dipakainya. Kubuka celana dalam itu, dan tampaklah liang kewanitaannya dengan rambut yang tercukur rapi. Tangan Mbak mengelus-elusnya sendiri, sambil memandangi genitku.
Ayo Wan. Mbak pengen ngerasain jilatanmu di sini ”katanya lagi sambil menunggu masih sibuk mengusap-usap vaginanya.
Kudekatkan kepalaku ke liang kewanitaannya, dan kujulurkan lidahku. Perlahan kujilati vaginanya. Tubuh Mbak Dewi menggelinjang hebat kala itu, sambil mengerang mulut dan meracau nikmat.
Ohh .. Wan .. Ya .. Jilati terus Wan .. Enak .. Ohh ..
Sambil melenguh, berjuang meraih kepalaku ke selangkangannya, dan nikmati kenikmatan liang vagina Mbak cantik ini. Erangannya semakin keras dan semakin meliuk-liuk pembohong kompilasi aku menghisapi klitorisnya.
Terus Wan .. Oh .. Oh .. sambil mengerang Mbak Dewi meremas-remasi payudaranya sendiri.
Ayo Wan, kamu tidur di sini" katanya sambil bangkit dari tempat tidur.
Mbak ajari posisi yang lebih enak
Aku pun patuh dan telentang di ranjang. Sementara kulihat di TV, si gadis bule cantik sedang doggy style di atas meja billiard. Erangan suara dari TV menambah suasana santai di dalam kamarku. Mbak Dewi kemudian naik ke atas wajahku. Diturunkannya, jadi liang kewanitaannya tepat di atas mulutku. Kujulurkan lidah, dan Mbak Dewi kemudian menggoyang-goyangkan pantatnya di atas wajahku. Erangan Mbak Dewi kembali bersaing dengan erangan dari DVD porno di TV.
Oh .. Oh ..” erang Mbak Dewi sambil terus membalasnya terus bergoyang-goyang mencari kepuasan.
Kujilat dan kuciumi dengan gairah penuh Mbak manis ini. Tangan Mbak Dewi memegang tempat tidur di atas kepalaku, sementara tangan memegang bergoyang mencari kepuasan birahi. Beberapa lama kemudian, Mbak Dewi semakin menjadi.
Oh .. Wan .. Mbak hampir sampai .. Ohh .." lenguhnya panjang.
Tubuhnya menegang, dan saat itu banyak cairan nikmat keluar dari vaginanya. Kuhisap habis cairan kewanitaan itu, dan tak lama Mbak Dewi pun menjatuhkannya di sebelahku.
Kamu hebat Wan .. Dengan Mas Joko belum pernah aku orgasme seperti tadi. katanya sambil gagal mengusap-usap dadaku.
Mbak istirahat sebentar ya" katanya lagi.
Sebenarnya nafsuku sudah memuncak, tapi aku tak mau membicarakan Mbak seksi ini untuk melayaniku saat itu juga. Kami pun lalu kembali menonton DVD porno yang masih terpampang di layar TV. Di layar tampak sekarang seorang gadis bule berambut pirang sedang bermain tenis dengan seorang pria. Setelah bermain, mereka kembali dan mulai bercumbu. Si gadis bule tersebut lalu membuka celana si pria dan tampak terkejut melihat ukuran penisnya yang besar.
Oh .. my god .. Aku menyukainya .. Sungguh besar" desah si gadis sebelum memasukkan penis itu ke dalam mulutnya.
Tampak gairah Mbak Dewi kembali bangkit melihat adegan itu.
Punyamu besar sekali nggak Wan? Tanyanya sambil mendengarkan mulai meraba kemenanganku.
Lumayan deh Mbak. Memang Mbak suka yang besar ya?
Iya. Semakin besar Mbak semakin suka ”jawabnya genit.
Ya udah Mbak lihat aja sendiri” kataku.
Mbak Dewi tersenyum dan mulai membuka celana panjangku.
Ih .. Besar juga punyamu Wan. Sampai celananya nggak cukup tuh.
Memang karena nafsuku sudah memuncak, kepala penisku tampak mencuat keluar tak tertampung celana dalamku. Mbak Dewi tak sabar membuka celana dalamku. Tangannya mulai mengocok perlahan senjata kelelakianku itu.
Ih .. Keras banget .. Mbak suka kontol yang kayak gini. Besar, panjang, dan keras. Pasti cewek kamu puas ya. ”Katanya lirih.
Wajah Mbak Dewi kemudian pindah selangkanganku. Setelah selesai, saya merasa hangat di kulit, saya dimiringkan ke kompilasi, dia memenangkan penisku dengan pandangan gemas. Rasa nikmat yang luar biasa menjalar tubuhku kompilasi lidah Mbak Dewi yang cantik ini mulai memasak di kepala penisku.
Dijilatinya kepala penisku berikut batangnya. Setelah itu dengan rakus batang batangku dikulumnya. Srrpp .. Srpp .. Bunyi yang terdengar kompilasi Mbak Dewi memaju-mundurkan kembali menghisapi penisku.
Ahh .. Kontolmu enak Wan .. Mbak suka .. Hmm” desah Mbak Dewi kompilasi dia melepaskan kulumannya untuk menjilati batang kontolku.
Sesaat kemudian, penisku kembali menyesaki mulutnya yang memiliki kejantanan lelaki itu. Sementara mulutnya menikmati kejantananku, tangan Mbak Dewi mengelus-elus buah zakarku. Aku tak lagi berkuasa untuk menahan erangan nikmatku. Tanganku pun meremas-remas rambut Mbak Dewi gemas.
Mbak Dewi semakin cepat menghisapi penisku. Kadang mulutnya dimiringkan, sehingga penisku membuat pipinya tampak menggelembung. Tangannya pun semakin cepat mengocok batang kemaluanku. Kemudian dikeluarkannya penisku dari mulutnya, dan kembali dijilatinya seluruh permukaan penisku sambil dipindahkan mengurut-urut buah zakarku.
Keluarin di mulut Mbak Wan .. Mbak pengen minum spermamu .." katanya dengan nada setuju.
Aku tentu saja tidak menolak perintahnya. Memang aku sudah tidak tahan lagi. Sambil mengerang nikmat, aku pun menambah ejakulasi. Saat itu, Mbak Dewi malah kembali mengulumi membunuhku, sehingga spermaku pun masuk ke dalam mulutnya. Mbak Dewi kemudian menjilati pembukaanku hingga bersih.
Enak Wan ..? Tanyanya sambil menjilati spermaku di sudut bibirnya.
Enak Mbak .. lemas jawabku..
Kami pun lalu kembali duduk sambil menonton tayangan DVD. Kali ini dilayar tampak seperti seorang gadis ABG bule berambut cokelat sedang belajar memancing. Tak lama gadis itu sudah bercumbu dengan pelatihnya.
Si gadis ABG menaiki tubuh lawan mainnya, dan mulai memompa kuda naik. Sementara si aktor, seorang lelaki setengah baya, meremasi payudara gadis ini yang bergelantungan indah. Adegan persetubuhan lalu dilanjutkan dengan gaya doggy style. Tak lama kami pun kembali terangsang.
Wan .. Mbak pengen seperti itu. Mbak pengen ngerasain ngentotin Kontolmu. Pasti lebih enak dari punyanya Mas Joko ”katanya sambil meraba pembunuhanku dan mulai menciumi bibirku.
Mbak Dewi melepaskan rok mininya yang masih tersisa, yang lalu menaiki tubuhku dan mengalihkan kemenanganku pada lubang kewanitaannya.
Ohh .." desahnya saat penisku mulai menerobos liang vaginanya.
Dia pun mulai memompa kemenanganku naik turun. Terkadang dia pun mengoyang-goyangkan pantatnya ke kiri dan ke kanan. Suara deritan tidur, erangan Mbak Dewi, serta erangan suara dari DVD memenuhi kamar kosku. Meski AC kamar telah dinyalakan, tetap saja tubuh kami berkeringat. Tetesan peluh itu mengalir dari wajah Mbak Dewi membasahi payudaranya.
Aku segera membuka kaos yang masih aku pakai, ingin memamerkan tubuhku yang tekun kupahat di gym. Sementara itu, Mbak Dewi terus bergoyang menikmati kejantananku. Tanganku tak ketinggalan meremasi payudaranya yang kenyal. Cukup lama kami bersetubuh dengan gaya ini.
Ayo Wan .. Sekarang Mbak pengen dientotin dari belakang" katanya setelah dia keluar untuk yang kedua kalinya, sambil bangkit dari tubuhku. Dia kemudian menungging sambil memegang memegang ujung ranjang. Aku pun segera memasukkan penisku kembali ke dalam vaginanya.
Ohh .. Enak Wan .. Terus Wan .. Ohh .. Yang cepat .. Ohh” desah Mbak Dewi saat kupompa.
Tanganku meremasi payudaranya yang bergoyang menggemaskan. Terkadang kuremas pun pantatnya bulat.
Ayo Wan .. Mbak hampir sampai .. Terus wan .. Oh .. Ohh .. Ohh ..
Tubuh Mbak Dewi kembali mengejang, lalu rebah lemas di atas alas. Kali ini aku tak mau lagi 'meminta'. Kubalikkan badan Mbak Dewi dan kuarahkan penisku kembali ke liang vaginanya yang telah dilisensikan oleh cairan orgasmenya. Kugenjot tubuh Mbak yang seksi ini dengan gaya misionaris.
Eh .. Eh ..demikian erangan yang keluar dari mulutnya seirama dengan genjotan tubuhku.
Hisapi putingku Mbak" kataku.
Mulut Mbak Dewi pun kemudian menghisapi puting dadaku sementara aku menggenjotnya. Tak lama Mbak Dewi pun keluar untuk yang terpilih, dan aku memberikannya kesempatan untuk meminta. Lalu kuminta lagi berganti posisi. Masih di atas kasur, lebar kubik yang indah itu lebar-lebar, lalu kutumpangkan ke bahu bidangku. Lalu dengan ditransfer kembali, penisku masuk kembali ke liang surganya, dan mulai kupompa dia seperti tadi. Gerakan pompaanku semakin keras, pembohong, dan bertenaga seiring dengan mulai basah di kemenangannya.
Dalam posisi ini, aku memegang erat, sementara Mbak Dewi asyik mengerang-erang kenikmatan. Cukup lama menggenjotnya di posisi ini. Tak lama aku pun tak tahan lagi memegang ejakulasiku yang kedua. Mbak Dewi cantik ditambah dengan erangannya setelah orgasmenya yang keempat, serta jepitan vaginanya yang nikmat di kelaminku membuatku segera mencapai puncak.
Aku sampai Mbak .. Ahh" jeritku tertahan kompilasi aku menyemburkan spermaku dalam rahimnya.
Kami pun terbaring lemas di atas ranjang. Puas sekali rasanya menyetubuhi Mbak Dewi nan ayu ini. Kunyalakan sebatang rokok untuknya. Kami kemudian mengobrol dan bercanda sambil tiduran di atas ranjang.
Wan .. Anterin aku pulang ya" katanya setelah dia menghabiskan rokoknya.
Lho .. Udah malam Mbak nanggung. Nginep di sini aja
Wah jangan Wan .. Besok pagi Mas Joko mau pulang aku kerja. Aku juga nggak bawa pakaian ganti jawabnya.
Akhirnya, aku mengantar dia ke Rumah. Cuma aku turunnya agak jauh dari Rumah agar tetangganya tidak curiga. Enak juga nonton bokep bareng Mbak Dewi. Mungkin saya akan semakin sering membeli DVD bokep.
Baca Artikel lain Di : https://mampir77.blogspot.com
