2020-01-28

Ibu Mayang Yang Selalu Membuatku Mabuk Kepayang

Ibu Mayang Yang Selalu Membuatku Mabuk Kepayang
Cerita Sex Online 07Aku punya tetangga bernama ibu Mayang. Umurnya sekitar 45 tahunan. Ia seorang Ibu Rumah Tangga dengan 3 orang anak yang sudah beranjak dewasa semua. Temukan biasa saja, hanya sedap dipandang mata (kaya lagunya Ahmad Albar dkk). Tubuhnya gemuk tidak kurus pun enggak. Montok dan sekel. Sementara kulitnya kuning langsat, Rambutnya agak ikal sebahu lewat dan bibirnya agak lebar tetapi tidak terlalu tebal.

Yang paling kusenangi adalah payudaranya yang sangat menyenangkan. Anak melewati laki-laki, seorang tentara dan berdinas di luar pulau jawa. Yang kedua perempuan bekerja sebagai Pengawas Mutu (QC) di sebuah pabrik di kota Bekasi.

Yang bungsu sedang menempuh semester 4 di salah satu perguruan tinggi di Negeri di Jakarta. Alhasil, setiap hari bu Mayang tinggal sendirian di Rumah.Awal pertemuanku dengan bu Mayang terjadi pada saat sedang hajatan tetanggaku.
Ibu Mayang sebagai koordinator Uusan Dapur dan saya koordinator pemuda pemudi yang meminta pager ayu dan pager bagus serta petugas kebersihan yang bertugas ngangkutin piring kotor dan sampah. DominoQQ

Saat itu sudah jam 10 malam diminta hajatan, aku sudah siap janur yang sudah dirangkai dan siap dipasang. Setelah urusan pemasangan janur aku serahkan kepada salah seorang kawanku, aku pun bersiap untuk pulang agar selamat badanku segar dan tidak terlalu membiarkan begadang begadang. Tia-tiba sang empunya hajat mengundangku dan meminta tolong untuk mengantar Ibu Mayang ke pasar karena ada yang terlupa untuk dibeli.

Meminta permintaannya dan ku nyalakan skuter tua buatan italiku. Tak lama bu mayang pun nyemplak dibelakang dan kami segera menuju pasar menembus gelapnya malam yang lumayan dingin. “Pelan-pelan aja mas, aku takut!” Celetuknya kompilasi vespaku kugeber agak kencang. Ga papa kok bu, udah biasa… abs kalo pelan jalannya ga enak!” Kataku sekenanya.

Ia tidak menjawab dan malah mengalokasikannya ke perutku. Tar kalo kenapa-kenapa kamu dijalan bertanggung jawab ya…?!?!?” Katanya ketus. Cerita singkat sampailah kami di pasar dan setelah mendapatkan apa yang dicari kami segera pulang.

Sialnya, ditengah jalan vespaku mogok entah kenapa. Kuminta dan Mayang turun dan kuperiksa mesinnya. Sekilas nampak raut kesal di wajah ibu Mayang.

Tau begini tadi pake motor si Hendrik saja? !!. Sebentar bu, biasanya kao ngadat begini cuma sebengtar kok!” Kataku mau meredam kekesalan bu Mayang. lalu setelah ku utak utik platinanya sang tunggangan pun kembali menyala.Setelah menyala, Anda bisa naik dan naik kembali. “Makanya jangan kenceng-kenceng! marah motor mu tuh! ”kata bu Mayang. "Hahahahaha ... si ibu bisa aja !, sebut barang tuanya ya begini bu, seuka ngadat!" "Eh belum tentu lho, ada juga barang tua yang ga pernah ngadat ...!" Sanggahnya.

Emang ada bu? kalo ada saya mau tuh !! "jawabku ..." Udah aha, konsentrasi sm jalan sana! Tar nabrak lagi! ”Omelnya“ Oke mami siap laksanakan ”. "Mami mami, emangnya aku germo! ??" jawabnya sambil mencubit perutku pelan. “AOWWW, sakit bu!” Dan sepeda motorku sedikit oleng…. uppsss, dengan sedikit skill motor yang dapat digunakan kembali. “Udah ah jangan becanda mulu, tar jatoh lagi.

Lewati cerita sampe juga kami di alamat semula. “Her, langsung anter aku ke rumah aja, besok aja lah belanjaannya dianterinnya. dipakenya juga buat sorenya kok! ”bu mayang memintaku. “Ya udah, gapapa” motor ku belokkan ke arah gang bu mayang. “Makasih ya, eh km ada nmr hp saya ga? Selamat sore gampang buat koordinasi! ”kata bu mayang setibanya di depan pagar, kami pun bertukar no hp masing-masing.

Sampe dirumah tiba2 hpku berbunyi. SMS dari bu Mayang. 'Her, km bs dateng ke rumha ga? sklian bawa baju yg td disewa. saya mau fitting tadi lupa '. Aku berkerut, oh iya tadi aku ditugaskan mengambil baju sewaan buat orang2 yang diminta di pramanan. 'Ok bu saya kesana' jawabku dan lsg kusambar tas plastik yang berisi baju dan kain sewaan.

sampai dirumah bu Mayang, baru mau aku ketuk pintu pager bu mayang sudah muncul dari dalam rumah.

Aduuhhh .... dia memakai baju tidur di atas lutut, meletakkannya di sebelah kanan dan di sebelah kanan pahanya yang mulus di dadanya “Hei malah bengong ayo masuk, mana bajunya?” Aku kaget setengah mateng saat mengalihkan wajahku. Baik sekali ... dan wangi ... entah lotion apa pun parfum ... aku pun mau ikut bu mayang ... Alamak bokongnya sangat menarik ...

Setelah di dalam, aku hanya duduk dan duduk, “herna kemana bu?” Kataku menyakan balik yang bungsu. “Oh, dia lagi ke tempat kawannya. Katanya ada tugas kuliah, pulang paling dia pulang ”. setelah ngobrol sedikit, ia pun membawa tas plastik itu ke dalam dan agak lama saya menunggu di ruang depan Rumah. Selama penantian yang saya bicarakan sedang bergumul disetujui dikasur dan melepaskan hasratku yang terpendam disponsori. Saling mencium, saling menjilat dan saling meraba.

15 menit berlalu dan ia kembali ke ruang depan sambil menenteng tasnya. “Aduh maaf ya dia, kelamaan .. eh kamu mau minum ga ??? sampe lupaaa… tar ya saya ambilin minum dulu… mau kopi apa kopi susu? Kopi susu aja yah, kopi hitamnya saya lupa udah abis ... "katanya nyerocos ..." Ga usah bu ... gapapa! "Percuma aku menjawab karena bu mayang sudah ngeloyor ke belakang.Tak lama ia kembali sambil membawa secangkir kopi "maaf, kopi susunya yang abis, ga taunya kopi".

Gapapa kok dan berusaha merepoting”. Sambil menikmati kopi, kami mengobrol ngalor ngidul sampe akhirnya aku tahu pergi dulu dia yang masih bungsu masih kelas 2 SD, demi mendapat cinta seorang pramugari. Diam-diam kuambil gambarnya pake hpku. Pembicaraan semakin hangat saat mulai menjurus ke hal2 yang diputar XXX.

Kopinya mau nambah ga? tapi kalo mau kopi susu ga ada ... "tanya bu mayang saat melihat isi cangkir yang tinggal setengah. “Gapapa, bu. Udah cukup. Lagian kopinya juga udah berasa kopi susu kok! ”Jawabku sambil nyegir. “Lho kok bisa gitu?” Bu mayang bingung dengan jawabanku. "Iya dari tadi udah pake susu ... walau hanya melihat ... hehehehe ..." "eeeehhh ... kamu ... genit ya! maksud kamu dari tadi ngintipin nenen saya ya? dasar genitt ih! ”katanya sambil kembali mengusap wajahku.Kali ini kutangkap dikeluarkan dan ku cium jarinya. Nampak bu mayang agak mengejutkan menerima perawatanku, tapi hanya sepersekian detik saja. Ia hanya diam saja mulai aku mulai mencium dan menjilati jari diangkat.

Namun kemudian menarik. "Mmmmaaaffhh ... bu ... maaaf ... aku terbawa suasana ..." kataku mencari pembenaran. Bu mayang tak menjawab dan hanya menarik nafas panjang, tak lama ia ke belakang samb il membawa cangkir kopiku yang sudah habis. Aduh, ngambek dia .... pikirku. Salah sendiri ga pake basa basi pikirku wah ternyata ni bisa nanti.

Beberapa saat kemudian ia kembali ke depan dan aku pun bersiap untuk pamitan. "Dia, maksud kamu apa tadi?". Gemet aku ter ... "MMaaafff bu ... maaf ... kalo ibu tersinggung ... maaf sekali lagi. Saya terbawa suasana. Abis ibu pakeannya bkn sy jelalatan… ”. “Gapapa Her, aku cuma kaget aja kamu kok berani jadi sma aku. Eh, kamu jangan pasang wajah melas gitu doong…. Serius dia, aku ga marah… “. “Beneran bu, ibbu ga marah?” Tanyaku lagi.

Enggak, ga marah beneraan… suerr!” Bu mayang malah memindahkan tempat aku duduk dan memegang bahuku. “Kamu udah buat darah aku berdesir, waktu kamu isapin jari saya. Dia, aku ... aku ... ”bu Mayang tidak melepaskan kata-katanya dan malah memeluk aku.Saat dadanya tertempel, serasa darah ini disetujui di kepala dan kaget bukan kepalang dengan bantuan bu mayang ini. Belum selesai kaget, tapi mayang lalu memegang kedua pipiku, “Aku mau lebih dari itu, kamu mau ga ??” Sumpah, lelaki ****** dan homo saja yang ga mau berikan lebih dari apa yang dibuka sambil menjilati jari wanita seperti bu mayang ini. “Bu, Ibu serius ?? Serius, bahkan sejuta rius !! katanya sambil masih memegangi kedua belah pipku.

Baru aku mau ngommong tiba tiba bu Mayang menarik kepalaku dan mengecup bibirku berulang-ulang. Lama-lama kecupannya berubah menjadi lumatan di bibirku.Mendapat serangan seperti itu, kukalungkan taanganku dilehernya dan balas melumat bibirnya dengan lembut. Kami sangat menikmati permainan bibir itu, sampai-sampai bu mayang kutidurkan di sofa sambil terus melumat bibirnya dengan lembut.

Perlahan aku turunkan bibirku ke arah dagunya dan semakin turun ke lehernya. Bu mayang hanya bergelinjang dan mendesah-desah nikmat, membuat aku semakin terangsang. Ku belas payudaranya yang selama ini hanya kudambakan dalam lamunan pada setiap acara onaniku. Namun, semakin meningkatkan dan semakin tinggi saat ku remas payudaranya dari luar.Tiba-tiba ia mendorong tubuhku dan mengangkat bagian bawah bajunya, "liat nih ... kamu harus bertanggung jawab ..." katanya sambil memnunjukkan celana itu. PokerQQ

Mau dituntaskan bu?” Tanyaku sedikit menantang. “Dikamar aja yuk !?” jawabnya. akupun hanya mengangguk dan mengambil bu yang berjalan ke kamarnya.

Di kamar, kami melanjutkan acara saling memagut dan melumat bibir. “Dia, puasin ini malam!” Katanya puas. Ia pun berdiri dan melepaskan bajunya. Nampaklah payudaranya yang memang lumayan besar tapi agak kendor. Tapi sekarang tinggal pakai bra dan cdnya saja. Nampak memeknya yang ditarik celana dalam putih dan dihapus karena permainan tadi. Lalu bu mayang naik ke kasur dan menciumi bibirku kembali dengan posisi berlutut.

Kusambut ciumannya sambil meremas lembut payudaranya. Sambil berciuman, kucoba lepaskan bra-nya dan setelah berhasil kujilati pentilnya dan kuremas pelan. Sambil kuhisap payudaranya yang sebelah kiri, kuremas payudara yang sebelah kanan. Bergantian kujilati dan kuhisapi kedua payudara bu sambil duduk masih berlutut menghadapku.Tak lama ia merapatkan perutnya dan mengoyang-goyangkan memeknya didadaku sambil terus mendesah, dan gak lama ia memeluk tubuhku erat sambil melenguh panjang, “ooooowwwwwwhhh… aaah… .sssssssshhhh .. emmhhh… aaahh… aaahhh…. aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh !!!!! ”Orgasme rupanya dia. "Dia buka pakaianmu ... .. dia, pliiisss ... puasin aku malem ini dia ..." menerima nampak memelas sekali.

Segera kulepas semua pakaian dari yang terluar hingga yang terdalam. Kontolku yang sudah ngaceng seddari tadi pun terangkat-angguk menanti sasaran tembak. Tanpa banyak komentar, bu mayang langsung mencium bijiku dengan lembut. sesekali ia mengulum biji pelerku dan menjilatinya. Setengah mampus aku tahan geli enak dan rasa aneh saat ia mengulum biji pelerku.

Rasa-rasa ingin kencing, linu dan rada-rada enek .... .Kubelai rambutnya sambil sebelah tanganku mengusap punggungnya yangg halus. Lalu ia mulai menciumi bataang kontolku dan memasukannya kemulut. Ahh ... aahhh ... enak bu .. enakh ... ah ... aaaahhh ... ssshhh ... aaaahhhh ... itu yang kukatakan saat maju maju kembali mengulum kontolku.

Tak tahan melihat pantatnya yang bulat, segera kutarik pahanya keatas, dan di dalam sekejap kami sudah berada di posisi 69. kujilati memeknya dengan penuh, kadang-kadang kadang-kadang kutekan di bawah clit-nya sambil terus meremas pantatnya. Namun mungkin terlihat dengan permainan ini dan ia mulai menggoyang-goyangkan pinggulnya dan memutar kembali ke mukaku sampai-sampai aku berusaha keras. Ceme Online

5 menit berselang ia melepaskan kulumannya pada kontolku dan meremas betisku dengan keras sambil mengejang dan mengerang.

Sungguh mukaku menundanya menggunakan memeknya. Oooooohhh… .. aaaarrrrggghhhh… .aaaaahhh…. ssshhhhhhh .... aaaaaahhhhh… .. dan terasa ada yang habis dan membasahi bibir dan mulutku. Orgasme lagi dan tercium aroma cairan khas wanita di hidungku dan mengalir menuju mulut dan lidahku. Segera kusapu dan kuhisap sambil sesekali menghisap clitnya.Namun, Anda dapat menggunakan dan tergolek lemas setelah mendapatkan orgaasme sepenuhnya.

Kuambil insiatif dengan melebarkan pahanya dan mulai kutusuk dia dengan dickku. Kuulek-sedikit permukaan memeknya denga kepala kontolku dan bu mayang mulai terangsang lagi. Perlahan mulai kumasukkan kontolku, sambil terus mengulek permukaan memeknya.

Blesshhh .... cleepppp… perlahan namun pasti kontolku mulai membuka area persengamaan bu mayang sambil menerima erangan dan lenguhan kesenangan bu Mayang. ooooohhhh… .. sssshhhhh …… sssshhhhh…. terusssshhhh .... herrr .... mmmmmasssukiiinnn yg dalemmmmhhh ohhhh .... Kugenjot memek bu mayang dengan kecepatan biasa dengan posisi dua kaki bu mayang terjangkau di bahuku.seddangkan aku mengambil posisi berlutut sambil maju mundur menggenjot memek bu mayang .. aaahhh…. ahhhh ... aaahhhh ... aaahhh ... bu mayang terus mendesah seperti itu setipa dickku ku masukkan. Tak lama leherku dijepi oleh kaki kedua bu mayang dan ia mengangkat pantatnya keatas sambil melolong panjang ..... hhhhhnnnnggggkkkkkhhhh ahhh ... aaahhh .... Agen poker online

aaahhh .... kembali bu mayang menikmati orgasmenya.
Kuturunkan kaki Bu mayang dan kuarahkan aga bu mayang tidur dengan posisi menyamping. Ku angkat kaki sebelah kanannya dan kumasukan lagi kontolku ke memeknya dengan posisi menyamping dan disimpan di sebelah kiri. Perlahan namun pasti, sambbil menggenjot kupegangi kaki kanannya maju mundur, lama kelamaan dengan percepat genjotanku sambil memilin2 pentil susu bu mayang.

Menerima bantuan saya dan membuat belingsatan terus oh ah membuat libidoku semakin memuncak. Ku percepat kocokanku dan akhirnya sambil menjilati betis bu mayang kulepaskan pejuhku ke memek bu mayang ... .. Huuuuaaaahhhhh… .. aaaahhhhh…. mmmmhhhhh… .. 

crrrroooottttt… .. crroooootttthh… crooooooooottthh… .. sekitar lima kali kutembak memek bu mayang dengan pejuhku. Terasa lemas badanku. Serasa copot semua persendian badan… akupun melorot dan rebah disambping bu mayang…. kupeluk badannya dan pipi pipi dan bibirnya dengan mesra… makasih sayang…. saya senang dan puas melakukan ini sama bu mayang.Ia hanya tersenyum dan mengusap-usap dadaku. Kami berpelukan dan berciuman sekitar 2 menitan. Lalu bu mayang berdiri dan mengambil cdnya. Ia lalu mengelapi memeknya yang basah. Setelah itu, ia pun mulai mengelapi kontolku yang mulai mengendor usai bertempur. Ia lalu mencium bibirku dan berdiri kembali, "aku ke kamar mandi dulu sayang ..." katanya sambil berlalu tanpa busana ke kamar mandi. Aku hanya terbaring tersengal2. Tak lama aku tertidur… .. bertelanjang bulat di kamar bu mayang…

aku terbangun saat terasa ada yang geli di daerah kontolku. Saat kubuka mataku, bu mayang sedang asyik mengulum kontolku. Kubelai lembut rambutnya sambil melenguh memegang nikmat. Tak lama setelah kontolku tegak lurus, bu mayang mengambil posisi duduk membelakangiku.
Dimasukkannya kontolku ke dalam memeknya gunakan desahan panjang .. aaaahhhhh…. ssshhhhh ..... lau ia naik mengocok kontolku dengan memeknya. Sekitar 3 menit kemudian ia kembali mencapai puncak kenikmatannya sambil bersujud dan kontolku kembali dibasahi oleh lendir kenikmatan bu mayang. Kupegang pantat bu agar dia tetap dalam posisi bersujud.Kosodk lagi dia dan kami lakukan doggy style. Crek… ccreeekk… plok… plookkk..crek…. creeek… hnya suara itu yang terdengar saat kontolku menyodok memek bu mayang dari belakang. BandarQQ

Tak lama terasa aku ingin keluar dan kurapatkan paha bu mayang dan kutembak lagi dengan pejuhku memeknya…. oooooouuuughhhh… .. aaaaaaaaahhhhh… .. hanya kata itu yang terucap saat kulepaskan pejuhku…. bu mayang lalu berbalik dan menciumi bibirku. "Makasih sayang, kamu udah puasin aku malem ini ... Aku mau malem-malem selanjutnya kamu juga bisa puasin aku ...". "Sama-sama, ternyata benar .... ga semua orang tua itu usang. Buktinya Bu mayangentuhottannya masih oke banget… aku suka banget ... 

kataku… bu mayang hanya mencibir dan menjulurkan lidahnya…. katanya
Bu mayang bangkit menuju kursi di depan meja riasnya. sambil nungging ia membersihkan memeknya yang basah kuyup. Melihat pemandangan itu, kontolku mulai naik lagi dan kudekap bu mayang dari belakng sambbil menciumi bagian belakang lehernya. Tak tahan berlama-lama, kuangkat kaki sebelah kanannya dan kusodok lagi memeknya dengan kecepatan sekarang.Ku sodoki terus memeknya dari belakang sambil memegangi kaki kanannya dan menjilati leher belakangnya. sekitar 5 menit ku entot bu mayang dari belakang dan akhirnya aku pun melepaskan pejuhku untuk yang kesekian di memeknya yang hangat dan nikmat… .. “Udah dong sayang… .. dengkulku rasa mau copot nih…” kata bu mayang memelas… karena lemas mungkin bu mayang nggelosor di bawah meja rias. kuangkat sial dengan susah payah dan kurebahkan di kasur… lalu kamipun tertidur berpelukan dengan kondisi lelah dan telanjang bulat.

Ditambah lagi selangkangan yang lengket karena lendir yang belum selesai dibersihkan.Pagi senang kami tersentak kaget karena nampak hari sudah terang. Terburu-buru kami menuju kamar mandi dan mandi bareng sambil memeriksa kejadian semalam. Selepas mandi, dengan bertelanjang bulat kami menuju kamar bu Mayang dan aku segera ganti pakaian dengan baju adat. Saat kami berbalik, aku terangsang lagi saat melihat bu Mayang berdandan sambil bulat.

Namun dengan lembut, tolong menolak segal uapayaku untuk mengajaknya bercinta. "Jangan dulu ah, taracing ... harus mandi dan keramas lagi !!" “Nanti aja selesai hajatan, dan anakku gak pulang lagi. Kamu boleh apain aja aku… ”. Aku tak menjawab hanya mengusap memeknya dengan lembut dan mencium pipinya saja.

Di tempat hajatan, Bu Mayang tak mau jauh denganku. Selalu di bawah meja selalu mengusap-usap dickku dengan pelan dan lembut. Saat titku tegang ia hanya tertawa cekikikan sambil pergi aku bersungut-sungut susah payah menyambut adekku yang berdiri.Sampe sekarang, aku sudah beristri dan beranak pun, kadang-kadang kami masih meminta. Sekarang bu Mayang sudah menghabiskan 55 tahun dan memeknya masih gurih dan sedap setiap kali kuentotin.


TAMAT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar