![]() |
| Mama melakukannya Demi Uang |
Sudah 3 tahun aku tinggal bersama mama. Semenjak mama memulai usaha barunya yaitu memulai usaha menjahit dan binatu. Pertama kali memulai usaha 3 tahun yang lalu, usaha menjahit dan mencuci mama cukup berkembang dan menghasilkan rejeki yang sangat cukup menghidupi aku dan mama. Uang yang dikirim dari papaku hanya kami tabung untuk keperluan suatu saat. Lama kelamaan usaha semakin maju.
Mamaku seorang janda. Sudah 3 tahun mama berpisah dengan papa karena ketidak cocokan. Mama sebenarnya masih cantik dan memiliki sifat yang baik dan rasa terima kasih yang tinggi untuk keluarga. Tapi entah bagaimana papa dan mama tidak pernah akur. Mereka memutuskan berpisah dan aku tinggal bersama mama. Usia mama sekarang 52 tahun.
Tapi ia tetap terlihat cantik dan masih tetap indah. Wajah tampak awet muda, tidak ada tanda-tanda penuaan pada tubuh mama. Boleh mengharap, banyak lelaki yang lolos mama. Tapi tak ada yang jadi.
Padahal para lelaki itu hidup makmur. Namun mama tetap menolaknya. Sifat mama yang baik membuat mama sangat disukai oleh para tetangga. Lebih dari kami sudah mempertimbangkan seperti saudara oleh pak Meka, sang pemilik rumah kontrakan yang kami kontrak. Pak Meka melebihi mama sedikit. Ia adalah pengusaha sukses dan juga seorang pejabat. Dialah orang yang sering menolong aku dan mama. Istri Pak Meka tinggal dikota Bandung menemani pacarnya Tanto dan feny yang sedang kuliah dan setiap 3 hari sekali pulang. Bu Teta (istri pak Meka) juga sangat baik bagi kami. Mama sering mengundang bu Teta untuk memijat / kusuk ibu teta. Bu teta sangat senang dengan pijatan mama sangat juga dengan pak Meka.
Tapi aku dan mama sadar, kami bukan siapa-siapa. Tidak pernah kami meminta sesuatu dari pak Meka, tetapi mereka selalu memberi. Dan pak Meka dan Bu Teta patut menjodohkan mama dengan pria yang memiliki hubungan sedarah dengan pak Meka. Pria itu terbagi di bawah mama sedikit sekitar 49 keatas, cukup makmur dan tampan. Namanya Sakti. Mama melewatkan beberapa kali jalan dengan Sakti. Tapi mama menolak lamaranya entah mengapa.
"Jangan bodoh kamu eli (mamaku) ... kamu seorang janda dan hidupmu juga pas-pasan. Kalau kamu menikah dengan dia, hidup kamu bisa terbantu dan anak kamu punya pendidikan yang bagus ”kata ibu Teta kepada mama malam itu. "Tapi bu, aku masih trauma dan belum siap untuk kembali menjalin hubungan perkawinan, takut kandas lagi ...
" kata mama. Beberapa saran yang diberikan ibu kepada mama. Tapi tidak bisa disetujui oleh mama. Gagalah perjodohan itu. Semenjak itu pak Meka dan bu Teta tak mau memberikan jodoh lagi kepada mama.
Waktu berjalan, usaha mama lambat laun sedikit berkembang. Mama bagiku tampak cantik dan indah. Jujur, aku sendiri sangat mencintainya dan ingin menyetubuhinya. Tapi aku takut, jadi setuju ini aku hanya berani memegang payudaranya atau menyetujui dia sedang tidur.
Nafsu syahwatku kuluapkan dengan cara mengintip mama sedang mandi dan menembakan maniku di bh atau cd yang akan mama pakai. Dan beberapa bulan yang lalu kompilasi harga minyak naik, usaha mama jatuh.
Mama membelanjakan uang dari pak Meka demi usaha laundry dan menjahit. Pak Meka meminjakan mama uang sebesar 5jt untuk disetujui agar usaha mama tidak tutup. Krisis ekonomi sangat penting bagi usaha mama. Pendapatan turun drastis dan sulit dibayarkan.Aku butuh bantuan dengan mencari uang tambahan. Aku pergi kesebuah restoran dan bekerja sebagai pencuci piring dengan gaji 20rb setiap malam. Dan usai sekolah dengan pendapatan 15rb setelah dipotong uang preman. Namun uang itu hanya mencukupi untuk membayar makan aku dan mama setiap hari.
Pak Meka pun mulai menagih utang setelah mama menunggak membayar uang sewa kontrakan 2 bulan dan mama menutup usaha jahitnya. Kudengar suara mama malam itu dari ruang tamu. “Tolong pak, aku masih kesulitan… untuk makan saja masih kurang” kata mama yang malam itu pakai daster kuning bergambar bunga-bunga. Daster itu begitu tipis sehingga tubuh mama bisa diterawang. Bh hitam mama tampak membayang. Aku hanya terangsang menunggu pak Meka yang duduk dihadapanya. “Pokoknya aku tidak mau tahu, lusa aku akan menagih lagi” kata pak MEka. Malam itu juga saya menghubungi papa tanpa sepengetahuan mama.
Papa mengirimkan uang sebesar 10jt untuk melunasi utang-utang mama. Setelah pulang usai sekolah, aku ambil uang itu di Bank dan segera pulang. Sekitar jam 4 aku sampai ditempat usaha laundry dan jahit mama. Kutanya saat mengantar, katanya mama tadi sama dipanggil pak Meka. Aku langsung pulang ke rumah. Sesampai dirumah aku masuk menuju kamar mama. Belum aku masuk aku sudah dikejutkan oleh sesuatu yang tak biasa kulihat. Biasanya pak Meka dipijit dirumahnya, tapi kali ini dikamar mama. Dari pintu yang tidak tertutup rapat aku melihat dengan jelas.
Pak Meka yang hanya mengenakan sarung telungkup di atas kasur. Sementara mama duduk disampingnya sambil mengkusuk punggung pak Meka. Sore itu mama terlihat sangat menggairahkan. Mama mengikat rambutnya yang panjang sebahu jadi menampakan lehernya yang indah dan basah. Tubuh mama pun terbentuk dari cokelat panjang yang dikenakanya. Ya… sangat-sangat menggairahkan sakit itu. “Jadi kapan saja kau akan membayar utang-mu Ely…“ kata pak Meka. “Beri saya waktu seminggu pak” jawab mama dengan lembut sambil tanganya terus memijat punggung pak Meka. "Kau lihat, aku sudah sakit sekarang ... cepat lah bayar biar aku bisa berobat" kata pak Meka. “Baik pak, akan saya usahakan” jawab mama. Aku terus mengintip dari celah pintu.
"Aku memberikanmu keringanan, kau mau?" Tawar pak Meka. “Apa itu pak” tanya mama. “Istriku sedang melihat anakku di bandung tadi pagi, 3 hari lagi ia balik ... maukah kau melayaniku? Kalau mau menghabiskan-mu bisa mengurangi ”kata pak meka terang-terangan. Aku terkejut mendegarnya.Mama terdiam dan berhenti memijat pak Meka. Ia tertunduk lesu. "Bagaimana ely?" Tanya pak meka yang bangun dan menatap wajah mama. Mama tak memberi jawaban dan diam memandang kebawah. Aku tak tahu apa yang mama pikirkan. Tangan pak meka mengelus kepala mama. Mama memandang pak Meka dan menarik nafas dalam-dalam lalu menanggukan dikembalikan. AKu kaget dan suka tersambar petir. Mama menerima tawaran pekerjaan gila itu. Tawa pak Meka langsung terdengar.
"Ha ... ha ... pilihan yang tepat ely, ayo lekas buka bajumu tunggu apa lagi, nanti anakmu pulang" kata pak Meka. Lelaki tua berbadan gendut itu melepas sarungnya dan terlentang diatas kasur.Mama berdiri dan tanganya dibuka daster cokelatnya. Dengan ragu-ragu mama melepaskan daster itu. Tubuh mama tampak sangat indah dan sangat menggairahkan. Tak kalah dengan para artis yang sering melakukan perawatan. Kedua payudaranya yang terbungkus bh pink terlihat sangat padat, bulat dan kenyal. CD putih bagian intimnya yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Lalu mama melepaskan bh pink dan bh itu jatuh kelantai. Kedua payudara mama langsung dipindahkan bebas. Begitu indah kedua payudara itu dengan pentil yang berwarna kecoklatan. Air liurku langsung membasahi bibirku.
Payudara mama sangat efektif membuat penisku semakin mengeras. Mata pak Meka terbuka lebar melihat kedua benda yang padat, bulat dan kenyal itu. Mama buka cd-ny sambil memejamkan bahu rapat-rapat. Bulu-bulu gelap tampak begitu hebat dan akhirnya tampaklah vagina mama. CD putih itu jatuh kelantai dan mama segera menutup bibir vaginanya yang berwarna merah dengan telapak tangan kananya. Mama berjalan naik ke atas kasur. “Ayo sayang” kata pak Meka. Pak Meka langsung mengecup bibir mama. Bibir mama yang berwarna merah menempel dibibir lelaki tua itu. Dan mama tetap memejamkan leher.
Tangan pak Meka tak diam, kedua tanganya menggerayangi payudara mama yang padat bulat dan kenyal. Payudara mama diremas-remas oleh pak meka. Puting susu mama dijepit oleh jari pak meka yang membuat mama bergoyang. Dengan lihai pak Meka meremas-remas payudara mama. Ia cabut bibirnya dari bibir mama. Lalu ia kecup leher mama. cupph… cuph… pak Meka mengecup leher mama tiga kali. “Akhh…“ desah mama kompilasi pak Meka mengecup lehernya. Pak meka turun kebagian payudara mama yang sangat padat. Matanya memandangi membuka payudara milik janda yang memiliki tubuh terawat.
Payudara itu terus diremas-remas oleh tangan pak Meka. Mama memejamkan wajah dan terus mendesain rangsangan yang dialirkan oleh pak Meka. “Oh ely, tubuhmu sungguh indah ... kau memang janda tapi tubuhmu sungguh berkelas” puji pak meka. Lalu Pak meka berpartisipasi bibirnya kepayudara mama. cupph… pak meka mengemut-emut puting susu mama sebelah kanan. Mulut pak menghisap puting susu mama yang berwarna kecoklatan. uh… aku tak bisa membayangkan rasa nikmat yang didapat pak Meka.
Lama bergantian lelaki tua itu menghisap payudara mama Ia bagai bayi yang haus. Mama memejamkan hubungan dan sesekali mengintip apa yang dilakukan oleh lelaki itu. Suara desahan pun tak pernah berhenti keluar dari bibir mama. Puas menjilati puting susu mama, pak meka mengubah posisinya. Mama diterlentangkanya diatas kasur. Pak meka melepas sarungnya. BUrungnya yang diselimuti bulu-bulu yang sangat lebat mengacung panjang. Penis yang berwarna hitam tampak begitu sangar.
Aku mau merinding melihatnya. “Ayo ely, isap kontolku ini” kata pak Meka. Tanpa berpikir panjang tangan kiri mama meraih penis itu. Dikocoknya dengan penis sangat pelan 16cm dengan diameter 5,3cm. Pak meka meremas-remas payudara mama sambil memejamkan mata. Akhh… desah pak meka kompilasi kepala penisnya masuk ke mulut mama. Mama menghisap kepala penis pak meka yang berwarna hitam itu. Lidahnya ia mainkan dikepala penis lelaki tua itu. Sesekali mama menghisap kepala penis itu, suara rintihan nikmat keluar dari mulut pak Meka.
“Coba lebih dalam ely” kata pak Meka. Perlahan mama memasukan penis itu ke mulutnya. ****** pak Meka sangat besar untuk ukuran mulut mama. Separuh penis masuk ke mulut mama. Lalu mama menghisap penis itu. Rambut mama bergerak naik selama isapan mama dipenis pak meka. Terlihat mama sangat kontol mengoral penis pak Meka. "Akh ely ..." desah pak Meka. AKu lupa siapa diri ini, aku malah menikmati permainan mereka. Hisapan mama membuatku sangat iri, aku yang mendapatkan itu.
Mama berhenti aksinya dan menyerahkan nafas. Pak Meka mengelus kepala mama sambil memberikan pujian. “Ely, kau cantik, memesona, sangat handal dan hebat dalam hal begini, lebih senang kau untuk menceraikanmu, dia sangat bodoh” kata pak meka. Mama tersenyum diatas kasur. Pak meka minta tolong mama dan siap memasukan penisnya ke mama Vagina. Pak meka menggesek-gesekan kepala penisnya di bibir mama mama. "Akhh ... sh ... pak masukan ... aku sudah tak tahan" rintih mama. Kata-kata mama tak membuatku senang karena mama pasti akan senang birahi setelah 3 tahun menjanda.
Pak meka menusukan kepala penisnya mama divagina. slurrp… seluruh penis mama masuk ke vagina mama. “Ouch singkat ly!” Seru pak meka kompilasi penisnya masuk ke vagina mama. Perlahan pak Meka mulai memompa mama. Penisnya yang sangat besar keluar masuk mama dan suara desahan yang keluar dari bibir mama membuatku terangsang. Sambil menutup mata mama menikmati apa yang dilakukanya. Wajah lelaki tua itu terlihat menyenangkan kenikmatannya vagina mama. Dengan tempo yang agak lambat ia memompa mama sambil menikmati otot-otot vagina mama yang memijat penisnya.
Tanpa disengaja, akupun memulai celanaku dan mengocok dengan pelan penisku yang dari tadi sudah terangsang lihat perselingkuhan mama itu. Suara desahan mama membuat kocokan penisku sedikit kencang. tiba-tiba kulihat tubuh mama mengenjang dan mama teriak kuat “Akhhhhhhhh… ..“ mama teriak. Pak meka menghentikan pompaanya dan menerjemahkan nafasnya. Sementara mama tergeletak dengan nafas yang tidak beraturan dan tampak lemas. Pak meka tanpa mencabut penisnya menundukan kembali dan lidahnya dengan nakal menjilati leher mama dan menggigit leher mama. ahh ... desah mama. Kemudian pak Meka mencium bibir mama. Bibir mama yang tipis itu lagi-lagi dilahapnya dengan ganas.
Setelah itu, pak Meka mencabut penisnya dan mama mengubah posisi. Pak meka berada di bawah sementara Mama di atas pak meka. Posisi itu dikenal dengan nama wanita di atas. Posisi Mama menghadap pada pak Meka. slurp… lagi-lagi penis lelaki tua itu masuk ke dalam vagina mama untuk kedua pergi. Aduh ... desah mama. Pak meka perlahan memulai lagi pompaanya. Mama memejamkan mata. Tubuhnya terlihat sangat basah dan mama semakin menggairahkan. Mama menyandarkan badanya kedada pak meka jadi pak meka memompa mama sambil memeluknya. Suara becek terdengar dari selangkangan mama.
Ruangan kamar mama saat itu penuh dengan suara desahan dan suara becek dari vagina mama. Pak meka memompa mama dengan tempo yang jauh lebih cepat. "Paak ... aku ... tak ... tahannn ..." kata mama terbata-bata. Pak Meka semakin meningkatkan pompaanya. Suara desahan mama terdengar sangat keras. Sampai pak meka menusukk seluruh penisnya mama mama dan tanganya yang ada mama dipeluk mama, memukul punggung mama dengan keras. plaak… suara pukulan itu. "Akkkhhhhhhhh" desah mama. "Ha ... ha ..." pak meka bertugas nafas. Mama yang menindih tubuh pak meka diam dan juga siap nafasnya. Dari sela-sela vagina mama, tetesan cairan putih mengalir. Itu tak lain adalah sperma pak meka.
keheningingan setelah permainan puncak berakhir kompilasi suara tangisan mama terdengar. Aku bingung kenapa mama menangis. Mama menangis dan merintih. Pak meka mengelus rambut mama sambil berbisik dikuping kanan mama. “Kenapa? Kamu menyesal ely?” Tanya pak meka. Sambil menangis mama menjawab "aku telah kotor ... kotor ..." kata mama. “Aku bersetubuh dengan uang orang demi uang… uang! 'Tambah mama. Pak meka tersenyum mendengarnya. "Sudahlah ... dapatkan saja ... ini harus kau lakukan demi anakmu kan?" Kata pak meka. “Iya pak…“ jawab mama sambil mengelap mukanya yang basah dengan kedua tanganya. Lalu mama menyandarkan Tetap didada pak meka. Pak meka teruskan rayuan agar mama berhenti menangis. "Nanti malam sekitar jam 10 datang kerumahku ya! Demi anakmu ... 'kata pak meka. Mama mengganggukan disetujui. Pak meka bangkit memakai sarung tangan dan kaos putihnya. Mamapun bangkit dari kasur dan mengenakan dasternya. Aku masuk kekamar dan tergeletak dikasur sambil berpikir apa yang harus kulakukan.
Sekitar jam 5. 30 pintu kamarku terbuka. Aku pura-pura tidur waktu itu. Mama masuk dan membangunkanku. Seolah tak ada yang terjadi aku bangun dan mandi. Dan jam 9 tiba, selesai makan bersama mama aku pura-pura kecapean dan tidur dikamar. Kutunggu sekitar setengah jam, siapkan ruang tengah mati dan suara pintu depan bertemu. Aku bangun memakai jaket dan keluar melalui jendela kamarku. Lalu berjalan dari pintu samping menuju rumah pak meka. Suasana rumah saat itu tampak sangat sepi.
Dari pagar yang setinggi pinggangku aku lompat masuk kehalaman belakang rumah pak meka. Tanpa susah-susah aku langsung bisa melihat mama yang disebuah kamar yang jendelanya terbuka dan aku bisa mengintip. Mama malam itu hanya mengenakan daster tanpa bh dan cd sesuai pesan dari pak meka tadi sore. Rambut mama juga basah dan terurai sebahu. Mama duduk dibibir tempat tidur yang lumayan besar. Sekitar 5 menit berselang, pintu kamar terbuka. Sesosok wanita yang lebih tua dari mama dan selama ini lebih baik masuk. Malam itu ibu teta yang memakai daster hitam panjang sampai mata kaki dengan senyuman hangat menyapa mama.
“Eh… senyum-senyum” kata bu teta dengan keras. 'sudah hebat kamu ya berhasil-berhasil tidur dengan suami saya ... ha ... "bentak bu teta dan melayangkan tamparan ke pipi kiri mama. plaak… tamparan itu kuat dan suaranya sangat keras terdengar. Suasana ruangan tampak panas dan bu teta terlihat begitu emosional. Tangan mama memegang pipi kirinya yang baru saja dimiliki tamparan kuat dari bu teta. Dan sekali lagi lagi teta melayangkan tanganya menampar pipi mama, kali ini pipi kanan mama. plaaak… suaranya lebih kuat dari yang sebelumnya. Mama goyang kompilasi bu teta menamparnya. Kedua mata bu terlihat tajam mama.
Sementara mama tertunduk lesu sambil mengelus pipinya yang bercak merah. Dulu mama saat masih menjadi istri papa, mama sering beralih lebih dari ini. Bahkan lebih kasar ditendang, ditinju, dicekek bahkan pernah disiram air dingin. "Tapi bu, pak meka yang meminta aku layani ... benar bu aku gak bohong" mama melakukan perlawan dan tetesan udara tampak jatuh membasahi pipinya. “Ga mungkin suamiku suka itu, kamu memang janda miskin, genit, dan ga tau diri… sudah dibaikin malah begini” bentak bu teta. BU teta tampak penuh, tanganya menjambak rambut mama yang basah saat itu.
"Aduch ... bu ... lepaskan ampun ... ampun" desah mama dan tanganya memegang tangan bu teta yang menjambak rambutnya. “Pa, kata dia papa yang harus diganti…” kata bu teta pak pak meka yang pakai singlet dan sarung masuk. “Bohong tu ma… mama percaya papa atau dia, janda gatal ”kata pak teta. "Pak, untuk ... panjang ... kata ... kan ... sejujurnya aku sudah tidak kuat" kata mama dan tangisanya pecah.
"Eh ... pulih sudah kamu yang minta dikembalikan ... katanya kamu kangen sama kehangatan" kata pak meka. Mendengar perkuatan itu terlihat dan semakin terlihat transisi. “Rasakan… akhh” kata bu teta dan lagi-lagi tamparan kuat dari tanganya yang besar itu melayang kepipi mama Suara nya sangat nyaring mengisi ruangan itu. Mama tercampak dan tersandar didinding tembok. Wajah mama merah dan air mata basah. "Ampun bu ... ampuni saya ..." kata mama. “Ampun? ... tiada ampun bagimu ... 'bu meka membentak mama dan menendang selangkangan mama. "Akhhhhh ..." desah mama. “Ma, gimana kita telan si janda gatel ini, trus kita tato dengan tulisan hati-hati, janda gatel tukang penggoda terima orang” pak meka beri saran mendengar. “Boleh juga itu pa, tapi sebelumnya butuh yang lebih kejam”
Sambil menghembuskan nafasnya ia berkata "panggil anak-anak di pos ronda ... mereka sering nyewa lonte, dari pada bayar ini kan ada yang gratis" kata bu teta. Mendengar itu mama langsung berkata "jangan, bu ampun ... ampun" desah mama dan coba bangkit. Dengan lemas mama berdiri. Tiba-tiba mama mencoba berlari menerobos bu teta dan pak meka yang berdiri tak jauh dari mama. Mama berhasil melewati bu belum berhasil melewati pak meka. Pak meka dengan mudah menghubungkan tubuh mama yang memiliki payudara yang indah dan vagina yang masih rapet.
“Pak biarkan aku pergi…” kata mama kompilasi pak meka menyeret masuk ke kamar. “Ma ambil tali cepat” kata pak teta. Pak teta melempar tubuh mama tepat ke depan kasur. Bu teta kembali membawa tali dan selasi ban. Dengan cepat pak meka mengikat tangan dan kaki mama. Kedua tangan mama berhasil disalah satu tiang tempat tidur dan kedua kaki mama dibutuhkan. BIbir mama ditempel selasi larangan warna hitam.“Tunggu ya ma, papa panggil dulu mereka, siapin dong wanitanya biar mereka ga kecewa” kata pak meka dan keluar kamar.
Tinggalah mama dan teta di dalam kamar tersebut. Bu teta dibuka laci rias dan dikeluarkan bedak. Dibedakinya wajah mama yang basah. Mama tak melawan, tetesan air mata tetap menetes. Rambut mama yang acak-acakan disisir. Mama tampak lebih baik. Sekitar 10mnt kemudian pak meka kembali. 'ma cuma ada segini ni ”kata pak meka. Lima orang pemuda masuk. Mereka adalah atak, jamal, genta, prino, dan dadang. Mereka tahu sama aku dan tahu mama.
"Lihat di sini apa yang tante punya buat kamu ... seorang janda dengan tubuh mulus memiliki birahi yang tinggi ... silakan dicoba dengan gratis" kata bu teta. Seakan tak percaya, anggaplah orang muda itu terbalak melihat mama yang diikat tak berdaya dengan pakaian seksi. “Tan… ini beneran? 'Tanya atak tak percaya. 'iya donk… tolong tolong dengan kasar iya kalau dia mau ga ”kata bu teta berdiri. Ataklukan mama yang tergolek. “Makasih ya tan” kata atak meminta terima kasih kepada bu teta atas yang dipersembahkan untuk dia dan teman-temanya. "Ayo kita maenkan ..." kata atak untuk rekanya. Lima orang pemuda itu langsung melepaskan resletingnya. Secara bersama-sama mereka membuka tali yang mengikat tangan mama dan mereka menangangkat mama keatas kasur.
Atak yang pertama mencolek payudara mama. “Eh… jangan-jangan” desah mama setelah selasi ban yang menempel dibibirnya dilepas jamal. Jari memutuskan pemuda itu mencolek-colek tubuh mama yang masih ditutup daster. Mama mulai menjadi boneka. "Tan ... tan ... tante baik kami baik, ok? ... sekara lepas daster tante ..." kata atak sang ketua dengan tenang. Mama memandang lima pemuda itu dengan penuh kekhawatiran. Mama dengan berat hati melepas daster yang ia kenakan. Daster itu terlepas dan tampaklah bagian tubuh mama yang indah oleh terlepas pemuda itu. Mulai dari payudara yang masih padat dan berisi, tubuh putih ramping dan vagina dengan bulu jembut lebat menghiasi vagina mama.
Aku hanya terangsang lima orang pemuda itu. Mata lima orang pemuda terlihat sulit lepas dari pemandangan yang sangat indah itu. “Gua duluan” kata atak. Atakihkan mama sambil melepaskan koas dan celananya. Atak dengan bugilangkah mama. Mama tampak begitu tenang. Dan cupph… dengan mesra atak dan mama berciuman. Mama mencium bibir atak yang hitam. Kedua tangan mama melingkar di pundak atak sementara atak memeluk tubuh mama. Mama sangat mesra dengan atak dan hatiku sangat kacau. Dengan eksplisit mama terlihat memainkan lidahnya dimulut atak. Atak tampak menerima persiapan mama. AKu seakan tak menyangka. Tangan kanan atak meremas-remas payudara mama sebelah kiri. Puting susu mama dimainkan dengan cara diplintir atau dipijit oleh jari atak. Atak mencabut bibirnya dan menjilati kuping mama.
"Atak ... geli ..." rintih mama dengan suara mesra. Atak turun kebagian dada mama. Kedua tanganya meremas-remas payudara mama. Telapak tangan sanggup meremas payudara mama yang cukup besar dan padat. Atak menjulurkan lidahnya dan menemepelakan lidahnya yang diputing susu mama sebelah kanan. ouhg… desah mama. Lidah atak berputar menjilati daerah sekitar puting susu mama. Sesekali atak menghisap puting susu mama dan mama merintih syahdu. Sementara Pemuda lainya hanya menonton dan menunggu giliranya. Secara bergantian lidah atak bermain dipayudara mama kanan dan kiri. Mama tampak menikmati aksi pemuda yang dikenal baik dan bisa dibilang tampangnya lumayan cakep. “Aduch tak… jangan digigit” kata mama kompilasi atak menggigit puting susunya.
Tangan mama meremas-remas rambut atak sambil merintih. Aku bingung kenapa mama jadi menikmati permainan atak. Atak kembali meremas-remas kedua payudara mama. Atak meminta mama untuk menjilati penisnya. Mama menungging dan tanganya meraih penis atak yang dari tadi sudah ON. Penis anak muda itu terlihat sangat panjang dan besar. Diameternya sekitar 5cm. Mama membuka mulutnya dan ****** itu masuk ke mulutnya. cuuphh… penis atak keluar masuk mulut mama. "Enak tak?" Tanya mama. “Enak banget tante, emutan tante ngalahin emutan lonte yang ada di simpang” kata atak. Mama menjulurkan lidahnya dan lidahnya menari-nari kepala penis atak yang berwarna hitam. “Masak kamu samaain tante sama kayak gituan” sahut mama. Mama menghabiskan dalam-dalam penis atak dimulutnya hingga beberapa cm yang tersisa. “Ahhg… asyik. “Desah atak menikmati isapan maut dari mama.
Empat orang muda lainnya terlihat tak tahan hingga mereka mengocok sendiri penisnya. Mama mencabut penis atak dan mengatur nafasnya. “Asyik kan? 'Tanya mama. Atak menanggukan dibatalkan. “Sekarang gantian ya” mama minta atak menjilati vaginanya. Atak terlihat semakin bernafsu melihat vagina mama yang tampak indah menggunakan bulu-bulu halus yang menyelimuti. Dua jari atak mengelus-ngelus bibir mama mama dan bulu-bulu yang ada diatas mama mama. “Tan apain nich?” Tanya atak dengan nakal. “Ya memek donk… cepetan donk Tak… kawan-kawan kamu udah nunggu tu” kata mama. Atak mendekatkan kembali kebibir bagian kewanitaan mama. Lidahnya ia julurkan dan mulai membasahi bibir vagina mama yang berwarna merah. serrr… atak membasahi bibir vagina mama. Mama melenguh dan merintih kenikmatan.
Atak dengan penuh nafsu menjilati vagina mama seperti kucing yang sedang menjilati susunya. Ia sangat beringas. vagina mama semakin lama semakin tampak basah Itil mama dijilati atak dan sesekali atak Pemisahan vagina mama yang mengeluarkan cairan. Kemudian atak memasukan satu jarinya ke dalam vagina mama dan menggesekan jarinya. akh ... desah mama. “Tan mw yang lebih besar? 'Tanya atak. “Mau donk, Tak… tante udah ga tahan” kata mama. Atak dengan cepat meraih penisnya yang dari tadi sudah tegang. Mama saat itu dalam posisi terlungkup di atas kasur. Atakumpulkan penisnya dan ia pun membekan penisnya agar bisa dibibir vagina. "Ough ... shhh ..." mama melenguh dan ia seakan semakin tak tahan.
Slurrp… penis Atak menancap vagina mama. Atak mulai memompa penisnya dengan agak lambat. Mata atak terpejam dan ia menggigit bibir bawahnya. Atak terlihat menikmati vagina mama yang menjepit kontolnya. Sementara mama hanya mendesah dan juga memejamkan mata. oughh shhh ... ah ... akhh ... ehh desah mama berulang kali. Aku sendiri tidak tahan melihat aksi panas itu, ditambah empat langkah yang menonton beberapa meter dari atak dan mama. Atak dan mama sepertinya suka kekasih yang sudah lama tidak mendapatkan kepuasan. Tiba-tiba, pemuda yang sedang memompa mama itu mempercepat temponya. Suara becek dari mama mama yang sangat basah mengisi ruangan itu bersama mama desahan.
oughh… mama mendesah dan atak semakin tampak ganas. Atak menancapkan penisnya ke dalam dan menghentikan pompaanya. Sementara itu mama mendesah dengan penjang. akhhhhhhhh ..... Mama rupanya orgasme. Atak memejamkan tulang menikmati otot-otot mama mama yang seakan memijit-mijit penisnya dan cairan hangat yang mengalir dari vagina mama yang membasahi kepala penisnya. ha ... ha ... begitu nafasnya begitu juga dengan mama. Selang sekitar sepuluh detik, atak mencabut penisnya dan mama membalikkan posisinya. Mama menungging menghadap keempat pemuda yang sebelumnya melihat aksi panas mama dan menikmatnya dengan cara mengurut-ngurut penis mereka. “Sabar ya” kata mama. Atak menancapkan lagi penisnya diliang surga kenikmatan mama.
Akh… mama kembali mendesah seiiring dengan atak yang kembali memulai goyanganya. Kedua payudara mama yang bebas dimainkan bergoyang diambil ritme permainan. Sungguh sangat sukses kedua payudara itu. Karena tidak tahan melihat aksi panas itu, aku juga mengocok pelan penisku sama seperti yang dilakukan oleh pemuda itu. Tubuhnya yang sangat basah saat itu membuat mama sangat santai dan sensasional. Ia mengucapkan terima kasih. Wajahnya sungguh cantik dan bibirnya dengan merdu mengeluarkan suara desahan. “Ouh shh ... achh ... shh” desah mama berulang kali. “Tak… udah ga kuat” desah mama. “Tan… akhhh” atak melenguh dan menusukan dalam-dalam penisnya.
Mama menangis pelan dan memejamkan mata yang indah. plak… atak keraskan pantat pantat mama dan menarik nafas dalam-dalam. Rupanya atak dan mama sama-sama mencapai puncak kenikmatan. Atak mencabut penisnya dan mama langsung ambruk. Dengan terlampir di atas lantai, tetesan cairan putih (sperma) keluar dari sela-sela vagina mama. “Atak kamu hebat” puji mama untuk atak. “Akh… tante juga” balas atak. Jamal, genta, prino, dan dadang terlihat tak tahan. Mama memberikan ciuman hangat untuk atak dan tanganya mengelus rambut atak. “Atak, kamu ganteng dan hebat… mulai sekarang panggil tante mami aja ya” kata mama sambil mencium kening atak. “Iya mami, sekarang layani teman-temanku donk” kata atak.
Mama pindah meninggalkan atak dan pindah kembali pemuda yang sudah tak tahan. Jamal sudah sangat tak tahan, ia langsung memasukan penisnya kevagina mama. ouh… desah mama nikmati pompaan jamal. Penis jamal yang panjangnya hitam keluar masuk menggepur vagina mama yang basah. Dengan sangat bernafsu jamal memompa mamaku. Aku tak tahu apa mamaku setelah semua ini berakhir. Mama semakin menarik genta menghisap puting susu mama sebelah kanan dan prino menjilati puting susu mama sebelah kiri. Genta dengan lahap menjilati puting susu mama.
Ia bagaikan bayi yang kehausan. Mama melenguh kenikmatan. Prino meremas-remas payudara mama sebelah kiri dan sesekali menjilati puting susu mama. Prino sama dengan genta, ia seakan sangat haus. Jamal terlihat lebih terangsang dan tetesan keringat semakin membasahi tubuh mama. Dan akhirnya jamal mencapai puncak hanya dalam beberapa menit. Jamal mencabut penisnya dan menumpahkan penisnya diwajah mama. croot ... croott ... mani jamal yang cukup banyak membasahi wajah mama. Wajah mama penuh dengan lumuran sperma pemuda itu.
Selanjutnya adalah genta yang mencapkan penisnya di dalam vagina mama. Mama terlihat sangat lelah sekali. Tubuhnya semakin basah dan licin oleh keringat birahi. Cerita singkat yang terakhir adalah dadang. Pemuda bertubuh kurus itu mencapkan penisnya divagina mama. Dadang mulai memompa. Dengan suara lemas mama mendesah. Sementara Empat rekan dadang terlihat lemas terduduk melihat aksi dadang. Dadang Peningkatan Gerakanya. ehh ... ahh ... desah mama dengan begitu lemas. Ternyata dadang tak tahan lama. Hanya sekitar tiga menit saja sudah melepaskan amunisi di dalam vagina mama. 'aakhhhhh ... dadadang ... "lenguh mama kompilasi dadang menyeburkan sperma di dalam vagina mama.
Dadang mencabut penisnya dan mama tergolek lemas dilantai. Tubuhnya yang mulus dibanjiri keringat. Bau tak sedap juga tercium dari tubuh mama. Rambut mama terlihat acak-acakan. Kelima pemuda itu pakai kembali pakaianya dan bawa mama tergolek tanpa sehelai benangpun. Malam itu, mama tampak sangat menarik. Masuk dan pak masuk ke kamar. “Bagaimana enak?” Tanya bu teta. “Enak banget tan, berapa biayanya ni? 'Tanya atak. Bu teta tersenyum puas melihat korbanya yang tergolek lemas berdaya. “Kalian benar-benar hebat… lihat apa yang kalian lakukan untuk wanita tua ini ha… ha” kata bu teta dengan tawa. Mama sangat lelah begitu ia terlelap. “Tan, kita perlu buat apa lagi ni?” Tanya atak.
“Ehmm…“ bu teta menahan nafasnya. Dari saku dasternya, ia mengeluarkan sebuah gunting. “Atak pegang dia” perintah pak meka. “Tante mau buat dia terlihat cantik” kata bu teta. Atak memegang mama yang terlelap dan ia dudukan dipangkuanya. Mama saat itu tak sadarkan diri. Bu teta menggunting rambbut mama. Bu teta tampak sangat lihai, mama terlihat cantik dan manis. Bayangkan mama yang tadinya rambutnya panjangnya sebaahu digunting seperti rambut barbie. 'selesai ”kata bu teta. “Wah makin cantik” guman para pemuda itu.
Lalu bu teta menyuruh atak dan prino membawa mama pulang. Mendengar itu aku segera pulang dan masuk kamar. tak habis pikir aku saat itu. Aku hanya akan berpikir akan terjadi nanti. Ternyata keesokan harinya, mama berpenampilan beda. Dirumah, karna dia ingin aku tahu apa yang terjadi, mama pakai jilbab. Mama tampak tetap cantik mengenakan jilbab dan ia tampak dewasa. Aku puji mama pakai jilbab. Mama terlihat sangat senang saat itu. Tapi sesuatu yang tak kusangka terjadi. Semenjak itu, mama memiliki hubungan dengan atak. Dan mama terlihat sangat sayang terhadap atak.
Baca Artikel lain di : https://mampir77.blogspot.com/
